Ada Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Liburan Nataru, RS Rujukan di Bali Siap Antisipasi

Ilustrasi Covid-19
165 Melihat

DENPASAR, POS BALI – Kasus Covid-19 di Bali yang saat ini melandai berpotensi kembali melonjak atau bisa saja terjadi gelombang ketiga saat memasuki liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Sebab mobilitas masyarakat ke Bali biasanya sangat tinggi untuk menikmati liburan Nataru di Pulau Dewata.

Kasubag Humas RSUP Sanglah Dewa Kresnamengatakan, dengan sistem yang sudah terbangun di RSUP Sanglah, ketika kasus Covid-19 cendrung meningkat, otomatis jumlah bed dan ruangan untuk penanganan akan disesuaikan.

“Saat ini jumlah bed (untuk penanganan Covid-19 di RSUP Sanglah) tersedia 24 bed. Bila kasus melonjak, dengan sistem yang sudah terbangun, otomatis jumlah ruangan akan menyesuaikan,” kata Kresna.

Seperti yang terjadi saat gelombang kedua kasus Covid-19 beberapa bulan lalu, pertambahan ruang sesuai dengan perkembangan kasus. Bahkan saat lonjakan kasus melesat tinggi, penambahan bed terbanyak sempat mencapai 302 bed.

Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) di Jimbaran, Kabupaten Badung juga siap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 akhir tahun ini.

Direktur RS Unud Dr. dr. I Dewa Made Sukrama mengatakan, RS Unud selalu siap antisipasi lonjakan kasus Covid-19. Jika kasus melonjak, ruangan maupun kebutuhan tenaga medis akan diatur sesuai peningkatan kasus Covid-19.

Di RS Unud, kata dia, tersedia 80 bed untuk penanganan pasien Covid-19. “Bed selalu siap bila terjadi lonjakan. Juga tenaga medis dokter spesialis penyakit dalam, Paru dan intensif. Begitu juga Perawat yang kita punya ada 100 lebih,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah mengantisipasi potensi lonjakkan kasus Covid-19 pada akhir tahun nanti. Salah satunya, menerapkan PPKM level 3 saat liburan Nataru. Bali saat ini masuk PPKM level 1. 010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.