516 Ribu Lebih Warga Denpasar Sudah Divaksin, Kadiskes: Tetap Prokes Walau Sudah Divaksin

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMPN 9 Denpasar pada Rabu (14/7) ditinjau oleh Forkopimda Kota Denpasar.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMPN 9 Denpasar pada Rabu (14/7) ditinjau oleh Forkopimda Kota Denpasar.
219 Melihat

 

DENPASAR, POS BALI – Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kota Denpasar per  Senin (20/7) tercatat sebanyak 516.450 warga Denpasar telah menerima vaksinasi tahap pertama. Dari jumlah tersebut, sebanyak 215.358 orang telah melaksanakan vaksinasi tahap kedua. Walau sudah divaksin, bukan berarti harus bebas dari protokol kesehatan; seperti memakai masker, menjaga dan menghindari kerumunan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, saat dikonfirmasi menjelaskan, Pemkot Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali merupakan simpul pergerakan perekonomian dan berbagai sektor. Karenanya, mobilitas penduduk di Kota Denpasar dapat dikatakan tinggi.

Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat,  kendati sudah divaksin disiplin protokol kesehatan terus dilaksanakan dengan dsisipli. “Selalu pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan. Walau sudah divaksin bukan berarti kita bebas dari protokol kesehatan. Jangan pernah lengah, jaga selalu kondisi tubuh dengan menerapkan disiplin prokes,” katanya  menjelaskan di masa PPKM Darurat penambahan kasus positif meningkat signifikan.  “Sesuai dengan arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, jadi kita sepakat untuk memaksimalkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Dan hal tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat penularan berdasarkan data harian,” ujarnya.

Sri Armini memaparkan, hingga kini tercatat 516.450 orang di Kota Denpasar telah menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Jumlah tersebut terdiri atas petugas medis dan nonmedis sebanyak 20.504 orang, pelayanan publik 400.922 orang, lansia 43.491 orang, masyarakat umum dan rentan 39.672 orang, serta anak usia 12-17 tahun sebanyak 111.861 orang.

Dari angka tersebut, lanjut dia, sebanyak 215.358 orang telah melaksanakan vaksinasi tahap kedua yang terdiri atas petugas medis dan nonmedis sebanyak 17.874 orang, pelayanan publik 164.037 orang, lansia 30.762 orang, masyarakat umum dan rentan 2.685 orang. “Untuk anak usia 12-17 tahun masih nihil vaksinasi kedua lantaran baru dicanangkan pemerintah,” ucapnya.

Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun di Kota Denpasar pada Rabu (14/7) menyasar siswa SMPN 9 Denpasar. Jumlah siswa yang menjadi target sasaran vaksinasi di sekolah ini sebanyak 1.100 orang. Pelaksanaan vaksinasi ini ditinjau Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede serta Forkopimda Kota Denpasar.

Jaya Negara di sela-sela kegiatan vaksinasi menyampaikan pentingnya vaksinasi bagi anak dengan pelaksanaan vaksinasi di Kota Denpasar berbasis sekolah. “Semoga langkah vaksinasi bagi anak ini mampu menghentikan laju penularan Covid-19 di Kota Denpasar, mempercepat herd immunity serta harapan siswa sekolah untuk mengikuti sekolah tatap muka dapat segera terlaksana dengan tetap disiplin prokes,” ujarnya 026/003

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.