50 Personel Kodim Tabanan Dites Urine

Kodim 1619/Tabanan menggelar kegiatan P4GN TW IV TA 2020, sekaligus tes urine terhadap seluruh jajaran Kodim Tabanan, Jumat (20/11).
186 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Walaupun masih fokus terhadap kegiatan pendisiplinan masyarakat dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) pandemi Covid-19, juga dengan pelaksanaan pengamanan tahapan Pilkada Tabanan 2020, namun perang terhadap narkoba tidak pernah kendor.

Untuk itu, jajaran Kodim 1619/Tabanan pun secara rutin dan berkelanjutan menggelar kegiatan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) TW IV TA 2020, Jumat (20/11).

Kapten Inf. I Ketut Suparta yang mewakili Dandim 1619/Tabanan, pun mengatakan hal itu saat membuka kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba kepada personel militer dan ASN Kodim Tabanan, di Makodim Tabanan. Ditekankan pula agar seluruh anggota Kodim Tabanan menjauhi narkoba.

“Jangan pernah coba-coba dengan barang haram tersebut, karena itu bisa merusak kesehatan dan mengancurkan hidup pengguna,” ungkapnya.

Para aparat kewilayahan juga diharapkan dapat membantu menyosialisasikan tentang bahaya narkoba kepada warga di desa binaan masing-masing, baik secara personal maupun kelompok. Hal itu bisa dilakukan pada saat pertemuan atau kumpul-kumpul di desa.

Sementara Tim Penyuluh BNN Provinsi Bali yang dihadiri Kepala Bidang Pencegahan, IGA Witarini, menyampaikan bahwa narkoba sangat berbahaya, dan lebih baik hidup 100 persen tanpa narkoba. “Sadar, sehat, produktif, dan bahagia tanpa narkoba,” tegasnya, sambil menyampaikan materi tentang pengertian narkoba, bahaya narkoba, jenis-jenis narkoba, dan menjelaskan golongan narkoba.

Selain itu, juga materi tentang jenis narkoba yang banyak beredar di lingkungan masyarakat. Dijelaskan pula tentang dampak dan akibat dari narkoba, serta cara penanggulangan narkoba.

Begitu juga Pgs. Pasi Intel Letda Inf. M. Khayyun, yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga dihadiri para perwira jajaran Kodim Tabanan, anggota militer, dan ASN. “Mereka yang diambil sampel urine sebanyak 50 orang, untuk dites dengan testpack urine, khusus mendeteksi kandungan narkoba. Dan, keseluruhan pengecekan sampel urine dengan hasil negatif,” kata Khayyun. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.