395 KK di Desa Adat Saba Terima Bantuan Sembako 

737 Melihat
Pembagian sembako di Desa Adat Saba – POS BALI/ADI

GIANYAR, posbali.co.id – Dampak dari pandemi Covid-19, banyak karyawan yang dirumahkan. Untuk meringankan beban warga Desa Adat Saba, Blahbatuh memberikan bantuan sembako kepada 395 KK adat. Hal itu diungkapkan Bendesa Adat Saba I Gusti Ngurah Mahendradinata, SH, Rabu (16/4). 

Lebih lanjut dikatakanya, untuk menanggulangi dampak dari Covid-19, menggelar rapat prajuru dan Satgas Gotong Royong Covid-19. Dari hasil rapat, diputuskan untuk melakukan penyemprotan disenfektan diseluruh wilayah Desa Adat Saba dan juga rumah warga. “Kita sudah melakukan penyemprotan di wilayah Desa Adat Saba, dan untuk rumah warga kita berikan bantuan disenfektan. Selain itu juga melakukan pogging untuk memgatasi Demam Berdarah,” ungkapnya.
Disamping itu, juga memberikan bantuan sembako untuk seluruh KK adat di Desa Adat Saba. Sembako yang diberikan, berupa 25 kg beras, 1 kg minyak goreng dan 8 bungkus mie instan. Selain itu, juga memberikan masker untuk seluruh warga Desa Adat Saba,” jelasnya.
Yang tidak kalah ppenting adalah memberikan imbauan kepada warga, agar selalu mencuci tangan  dengan sabun, tidak keluar rumah kalau tidak penting, jaga jarak dan tidak bersalaman. ” Kita punya rekaman imbauan. Rekaman itu kita putar empat kali dalam sehari di balai Banjar,” jelasnya.
Pembagian sembako di Desa Adat Saba – POS BALI/ADI
Ketua Satgas Gitong Royong Covid-19 Desa Adat Saba, I Gusti Ngurah Agung Jayanegara ddidampingi Sekretaris Tim, Made Kalam Yasa mengatakan, untuk memberikan bantuan tersebut, selain menggunakan anggaran dari Desa Adat Saba, juga mendaoatkan sumbangan dari beberapa donatur, seperti gerakan Koperasi, pemilik usaha dan villa yang ada di Saba. “Dana yang terkumpul itulah kita gunakan untuk pengadaan sembako yang dibagikan ke warga,” jelasnya.
Untuk menghindari kerumunan, pembagian sembako juga diatur pertempek. “Kita atur pembagiannya, sehingga warga tidak ngumpul di balai Banjar. Kita bagi giliran pertempek, sesuai dengan imbaun pemerintah untuk menghibdari kerumunan,” ujarnya.
Selain itu, untuk pencegahan Covid-19 juga dilakukan secara niskala, dengan nunas ica di pura yang ada di wilayah Desa Adat Saba. “Kita lakukan dengan cara sekala niskala, semoga wabah Covid-19 ini bisa cepat berlalu, dan kembali seperti dulu lagi,” pungkasnya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.