22 Tahun PDAM Denpasar, Berikan Pelayanan Prima dan Gencarkan Inovasi

Acara Temu Pelanggan PDAM Kota Denpasar di Inna Bali Hotel, Denpasar, Selasa (18/6).
Acara Temu Pelanggan PDAM Kota Denpasar di Inna Bali Hotel, Denpasar, Selasa (18/6).
440 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Denpasar pada 1 Juli 2019 akan menapaki usia 22 tahun. Dalam upaya mendengar keluhan dan menerima masukan pelanggan sebagai upaya memberikan pelayanan prima di masyarakat, PDAM Kota Denpasar kembali menggelar Temu Pelanggan guna memastikan bahwa inovasi dan investasi yang dilaksanakan PDAM Kota Denpasar tepat guna dan tepat sasaran.

Direktur Utama PDAM Kota Denpasar, Ida Bagus Gede Arsana, dalam sambutannya saat Temu Pelanggan di Inna Bali Hotel, Selasa (18/6), menyampaikan, kegiatan yang bertemakan ‘Karena Anda Kami Ada, Save Water For A Batter Life’ ini turut dihadiri berbagai stakeholder serta perwakilan masyarakat.

Selain itu, PDAM Kota Denpasar juga mendatangkan dua narasuber yakni Prof. Rumawan Salain yang membawakan materi tentang Pentingnya Pengelolaan Lingkungan untuk Menjaga Sumber Daya Air dan Kadiskes Kota Denpasar, dr. Luh Sri Armini, yang membawakan materi tentang Kesehatan Air. Dalam kesempatan tersebut secara simbolis turut diserahkan tangki air guna mengantisipasi gangguan pengairan PDAM Kota Denpasar di SDN 2 Pemecutan serta 25 pohon perindang yang terdiri atas pohon intaran, pohon sawo kecik, dan mahoni.

Ida Bagus Gede Arsana menjelaskan, temu pelanggan ini merupakan salah satu kegiatan yang produktif dalam mendengar berbagai keluhan pelanggan PDAM sehingga apa yang menjadi keinginan dan harapan pelanggan dapat diatasi dengan baik dan maksimal sebagai upaya memberikan pelayanan prima. “Saat ini memang tidak bisa dipungkiri masih ada beberapa permasalahan yang terjadi, namun kami tetap mengupayakan solusi terhadap berbagai permasalahan tersebut baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” paparnya.

Lebih jauh dikatakan, dalam upaya mendukung pelayanan prima ini berbagai terobosan telah dilaksanakan. Mulai dari kerja sama pembelian dengan PDAM Gianyar, PDAM Badung dan SPAM Sarbagita Tukad Penet dan Tukad Petanu. Dilaksanakan pula pembangunan infrastruktur air baku IPA Waribang tahap II dengan kapasitas 150 liter/detik, mengurangi kebocoran air dengan membangun Zona Pengaliran, melaksanakan pengaturan pengaliran, melaksanakan pelestraian sumber daya air baku, dan melakukan kampanye hemat penggunaan air.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah adanya aplikasi yang telah diluncurkan guna mendukung pelayanan prima bagi masyarakat, yakni My Ilalang guna memberikan kemudahan bagi pelanggan dan masyarakat untuk melakukan pendaftan baru, pengaduan, pelaporan, informasi tagihan, dan informasi gangguan.

Salah seorang pelanggan, Nyoman Sumadi asal Jalan Cekomaria mengatakan hingga saat ini pelayanan maksimal telah diberikan PDAM Kota Denpasar. Kendati demikian, masih ada beberapa kawasan yang agak tersendat dalam pengaliran air dan harus terus dimaksimalkan. “Semoga di usianya yang ke-22 tahun PDAM Kota Denpasar terus berupaya meningkatkan pelayanan dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Dnpasar seperti penyediaan Air Minum Otomatis (AMO) di lapangan dan fasilitas umum lainnya,” ujarnya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.