12 DTW di Kutsel Dinyatakan Masih Tutup

ist/pemasangan spanduk pernyataan kawasan Pantai Jimbaran masih tertutup untuk umum
594 Melihat
Animo Kunjungan ke DTW Kawasan Luar Pura Uluwatu Masih Tinggi

MANGUPURA, POSBALI.co.id – Pasca diberlakukannya perpanjangan waktu penutupan operasional sementara DTW di wilayah kabupaten Badung, dua belas destinasi di wilayah Kutsel masih dinyatakan tertutup untuk umum. Adapun dua belas destinasi tersebut yaitu,DTW kawasan luar Pura Luhur Uluwatu (Kecak), Pantai Suluban, Pantai Padang-Padang, Pantai Dreamland, Pantai Balangan, Pantai Muaya, Cafe di Pesisir Pantai Jimbaran, Pantai Melasti, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Pantai Pandawa, Pemandian Campuhan Mumbul dan Waterblow Nusa Dua.

Camat Kutsel, Ketut Gede Artha dikonfirmasi Rabu (1/4) menerangkan dua belas destinasi di wilayah Kutsel sampai saat ini masih ditutup untuk umum. Hal tersebut menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 730/7835/BKD tanggal 30 Maret 2020, perihal perpanjangan penutupan sementara objek wisata tahap II. Serta surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, bernomor 556/1997/Dispar/Sekret. Dimana penutupan objek wisata di Badung diperpanjang dari 31 Maret 2020 hingga 21 April 2020. “Sesuai SE itu, kami membatasi pergerakan wisatawan atau masyarakat yang berkunjung ke objek wisata,”ujarnya

Dikonfirmasi terpisah, Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta menerangkan selain pertunjukan kecak, kunjungan ke kawasan luar Pura Uluwatu juga ditutup untuk umum. Hal itu mengacu pada perpanjangan penutupan DTW di kabupaten Badung yang dirilis oleh Pemkab Badung. Namun karena dikawasan itu berada pura Sad Kahyangan Uluwatu, pihaknya membijaksanai hal itu dengan pengaturan atau pembatasan bagi pemedek yang ingin tangkil ke Pura Uluwatu. Dimana pemedek yang datang diatur agar tidak bergerombol masuk ke kawasan, serta pembatasan bagi jumlah peserta yang ingin nuwur tirta. “Kunjungan untuk wisatawan umum kita close. Yang boleh masuk hanya bagi umat yang hendak melakukan persembahyangan dengan pengaturan,”paparnya sembari menerangkan bagi pemedek yang ingin masuk bersembahyang diwajibkan agar mereka mencuci tangan di tempat yang disediakan.

Pada umumnya, wisatawan yang ingin berkunjung sudah memahami terkait bagaimana sosial distancing, serta kawasan sudah dinyatakan ditutup untuk kunjungan wisatawan. Namun sampai saat ini, diakuinya masih juga ada beberapa wisatawan yang datang untuk berkunjung ke kawasan luar Pura Uluwatu. Beruntung setelah diedukasi, mereka akhirnya memutuskan pergi dengan sendirinya.

Disisi lain, pihaknya tidak menampik bahwa animo wisatawan untuk berkunjung ke kawasan luar pura uluwatu memang masih tinggi. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan terkait kapan DTW kawasan luar pura uluwatu akan kembali dibuka. Hampir setiap hari pihaknya mendapatkan puluhan pertanyaan tersebut dari wisatawan, baik secara langsung maupun online. Karena itulah pihaknya terus memberitahukan bahwa kawasan luar pura Pura Uluwatu masih ditutup, sampai nantinya ada pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.